Menghapus isi folder /tmp di openSuse

Hari ini ada peringatan di laptopku, yang menyatakan bahwa tempat penyimpanan kurang dari 1000 MB dan di berikan juga solusinya yaitu untuk meng-uninstall program-program yang tidak terpakai… hmmm kalau mesti uninstall cape juga, soalnya ga tahu mana yg mesti di uninstall.

Setelah saya klik “Examine” pada box peringatan dan dilihat hasilnya ternyata ada satu folder yang mempunyai isi sebesar 3.3 GB yaitu folder /tmp . Seandainya saja isi folder ini bisa di hapus lumayan nih nambah 3.3 GB, masalahnya saat saya pilih semua file dan pindahkan ke “trash” , ga muat di karenakan overload di trash. Solusinya nanya deh ke mbah gugle, dan inilah solusinya khususnya untuk pengguna openSuse seperti saya ini.

Masuk ke :

System->YaST

Kemudian setelah masuk ke YaST

System-> /etc/sysconfig Editor  kemudian

System->Cron  disana terdapat :

MAX_DAYS_IN_TMP  = default 0 = disabled
Kita bisa isikan dengan nilai berapa hari file dan folder berada di folder /tmp ini.
TMP_DIRS_TO_CLEAR=default  /tmp
CLEAR_TMP_DIRS_AT_BOOTUP=deafult = no, jika kita mau setiap boot komputer file tmp di hapus isikan dengan nilai “yes”  maka folder TMP_DIRS_TO_CLEAR dalam hal ini folder /tmp akan di hapus saat bootup.

Alhamdulillah, namabah nih 3.3 GB

Sukses

Catatan:
Karena ini menggunakan sistem cron job, jadi sistem cron-nya harus di aktivkan.

Wine tidak jalan di OpenSuse 11.1 dan Ubuntu 10.04

Untuk pengguna linux yang masih ingin menjalankan program-program berbasis  “Windows (extension:exe)” misalnyasoftware game, winbox ataupun software lainnya yang mempunyai extension: EXE, biasanya menggunakan software emulator salah satunya adalah : WINE .  Termasuk saya sendiri biasanya kangen juga menjalankan game-game ringan di windows pelepas penat, atau baca ebook yang berbasis file exe.

Saya  saat ini sudah menjadi pemakai linux sejati (opensuse 11.1 dan ubuntu 10.04) jadi saya jarang sekali menggunakan wine emulator ini. Kadang saya hanya ingin tahu saja apa itu wine jadi setelah saya  install di laptop dan bisa jalan akhirnya di tinggalkan juga.

Suatu hari saat saya ingin mencoba menjalankan game berbasis windows yang saya download secara gratis di gametop.com , sim salabim abrakadabra langsung saya double-klik file-exenya dan …….. biasanya langsung jalan tapi hari ini malah tidak ada respon sama sekali. Satu kali saya menganggap software-nya memang tidak kompatible dengan wine, coba software yang lain  sama saja…. dan ternyata teman saya juga mempunyai masalah yang sama, dulu wine di laptopnya jalan sekarang tidak bisa jalan -no response-.

Hmmm

Sepertinya ada yang salah nih, harus di selesaikan dan saya yakin ada jawabannya.

Yang pertama di lakukan adalah uninstalll wine-nya dan kemudian install kembali hasilnya…. nihil. Apa mungkin software wine nya yang tidak update?? saya putuskan untuk menambah repositories dan menginstall yang baru sesuai dengan linux opensuse 11.1 yang saya gunakan silahkan lihat di http://en.opensuse.org/Wine#Repositories ( untuk pengguna linux lainnya silahkan lihat di http://www.winehq.org/download.

Ok repository sudah ditambahkan tingggal instalasi via YAST-nya OpenSuse 11.1 , ketikkan kata wine di pencariannya dan terlihat ada 2 versi ( versi stable dan pengembangan ) saya ambil keputusan untuk menginstall yang versi pengembangan (development). Klik install dan apply….. Siip no problem, proses instalasi selesai dengan sempurna tanpa kesalahan.

Masalah masih ada, wine yang baru di install masih tidak bisa di jalankan. Setelah instalasi sempat bisa jalan tetapi entah kenapa setelah menutup wine-nya dan mau di gunakan kembali tidak jalan. Bingung lagi deh 😦 Timbul pertanyaan lagi apa mungkin wine hanya bisa di jalankan di root saja???  Saya mencoba masuk ke user:root dan menjalankan wine… Alhamdulillah bisa di jalankan dengan sempurna, bahkan software winbox yg biasa di gunakan untuk mikrotik bisa di jalankan juga…. hmmm 😀

Menurut informasi yang saya dapatkan …disarankan  janganlah anda mengkoneksikan komputer anda ke internet  dengan akses root kecuali anda tahu apa yang anda lakukan dan resikonya 🙂 …. Jadi harus bagaimana lagi agar wine saya bisa berjalan normal di akses user biasa????

Biasanya sih saya menjalankan file exe dengan memilih filenya dan klik kanan open with wine. Karena tidak melalui konsol/terminal jadi tidak terlihat errornya dimana? Dan ternya setelah melalui terminal/konsol ada kesalahan seperti ini :

wine: ‘/tmp/.wine-1001/server-807-9220b” must not be accessible by other user

Bagaimana solusinya.

  1. Setelah proses instalasi selesai ( instalasi via YAST opensuse  atau Software Centre ubuntu) jadi saya tidak tulis langkah instalasinya, soalnya tinggal pilih software-nya => install => apply. Selesai deh…
  2. Masuk ke terminal/konsole ketikan:  su winecfg ketika di minta password masukkan password rootnya.
  3. Cobalah masuk ke folder /tmp/ dan hapus folder /.wine-1001/ atau mungkin /.wine-0/
  4. Selesai dah. Langsung jalankan kembali WINE-nya atau double klik file:exe-nya.

Alhamdulillah, sekarang wine-nya sudah bisa berjalan di hak akses user biasa bukan hanya di root saja. Dan sekarang saatnya berbagi dengan anda….

Silahkan isi komentar apabila artikel ini berguna untuk anda atau anda mempunyai masalah dengan wine-nya ini, mudah-mudahan bisa kita pecahkan bersama…

NB:  Pada saat tulisan ini di buat wine saya jalankan di opensuse 11.1 , dan untuk ubuntu 10.04 belum test. Pada dasarnya pastilah sama 😀