[How To] Bagaimana menghilangkan error “imageantialias() is not available” saat install jpgraph.

Maksud hati mau mencoba membuat tutorial penerapan jpgraph pada panadaframework  tetapi sebelumnya harus mencoba instalasi jpgraph dulu apakah bisa berjalan dengan sukses?

Setelah download jpgraph di di sini http://jpgraph.net/download/  dan ekstraks di folder server.

Ketik http://localhost/jpgraph/src/Examples/example0.php

Astagfirullah ternyata ada error kesalahan seperti gambar di bawah ini :

“The function imageantialias() is not available in your PHP instalation. Use GD version that comes with PHP and not the standalone version.”

Intinya fungsi imageantialias tidak ada pada setting PHP di komputer , padahal saya install standar sesuai dengan paket instalasi pada Ubuntu 11.10 . Apa yang salah dengan ini ? Bagaimana solusi pemecahannya ?

Setelah browsing di ubuntu forum dan source lainnya, akhirnya menemukan solusi yang cepat. Inilah dia solusi permasalahan ini :

Langkah 1 :

Buka file  gd_image.inc.php  yang terdapat pada folder jpgraph/src/

Langkah 2:

Cari source code function berikut ini :


// Should we use anti-aliasing. Note: This really slows down graphics!
function SetAntiAliasing($aFlg=true) {
$this->use_anti_aliasing = $aFlg;
if( function_exists('imageantialias') ) {
imageantialias($this->img,$aFlg);
}
else {
JpGraphError::RaiseL(25128);//('The function imageantialias() is not available in your PHP installation. Use the GD version that comes with PHP and not the standalone version.')
}
}

Langkah 3 :

Berikan tanda  // pada baris  JpGraphError::RaiseL(25128);

sehingga menjadi seperti ini :


// Should we use anti-aliasing. Note: This really slows down graphics!
function SetAntiAliasing($aFlg=true) {
$this->use_anti_aliasing = $aFlg;
if( function_exists('imageantialias') ) {
imageantialias($this->img,$aFlg);
}
else {
// JpGraphError::RaiseL(25128);//('The function imageantialias() is not available in your PHP installation. Use the GD version that comes with PHP and not the standalone version.')
}
}

Kemudian Simpan.

Langkah 4 :

Silahkan di test kembali dan inilah hasilnya :

Alhamdulillah, sekarang tinggal testing dan padukan dengan panadaframework.

Salam Blogger!

Iklan

Linux? Bisakah menjadi solusi bagi masalah saya?

Ketika saya memutuskan untuk menjadikannya sebagai partner dalam pekerjaan saya -programer PHP- dan lamunan saya, selain karena pada saat itu ‘terpaksa’ saya hanya berpikir apakah ‘partner baru’ saya ini bisa menjadi solusi bagi masalah yang sedang saya hadapi? Jadi sebelum saya memutuskan untuk berteman lebih dalam lagi saya membuat daftar ‘layaknya menu’ program apa saja yang selalu saya pakai di OS Windows dan apakah ada solusinya di Linux openSUSE?

Inilah daftar program yang selalu saya pakai :

OS. Windows vs Linux openSUSE

1. Pspad Editor vs Kwrite
2. Webserver PhpTriad vs Webserver Apache2,Mysql 5,PHP 5.
3. Adobe Photoshop vs Gimp dan Blender
4. MS Office vs OpenOffice 2.0
5. Windows Media Player vs Mplayer
6. PowerDVD vs Xine
7. Winamp vs xmms
8. Mesenger vs Pidgin
9. MS Outlook vs Kmail
10. Webcam Software vs Cheese
11. Software Bluetooth vs OBEX client
12. Firefox Browser vs Firefox Browser
13. Explore vs Dolphin
14. ACDSee vs Gwenview, digiKam

Sebenarnya pilihan program pengganti di linux tidak hanya satu, bisa dua ,tiga macam dan itu biasanya sudah ada dalam satu paket linux yang komplit. Jadi karena semua kebutuhan saya telah ada juga di linux… akhirnya saya memutuskan untuk lebih mendalaminya. Dan satu persatu mulai saya coba… mudah-mudahan bisa di buatkan artikel ya 🙂

Memang tidak mudah pada awalnya karena kita harus menyesuaikan diri terlebih dahulu dengan lingkungan baru yang lebih fresh, namun akhirnya ternyata memang bisa karena biasa.

Saran saya, bagi anda yang ingin migrasi ke sistem Linux -khususnya yang pakai Windows bajakan- buatlah daftar terlebih dahulu software apa saja yang biasa anda pakai dan cari dan tanyakan pada mereka yang sudah memakai linux apakah software yg anda pakai ada penggantinya di linux – Jadi pekerjaan anda tidak terbengkalai juga 🙂 bisa langsung migrasi pekerjaan ke linux seperti yang saya lakukan.

Hidup OpenSource – Hidup Linux !!