Hari yang sangat melelahkan…

Hari ini hari yang sangat berat bagiku. Coba aja bayangkan pagi hari aku sudah marah-marah karena hal yang sepele untung aja tidak sampai keterusan. Ehh Sore tadi waktu pulang mau buka puasa ada lagi kejadian yang membuatku harus ’emosi’. Kejadiannya seperti ini :

Pas ‘terdengar adzan Maghrib’ tanda berbuka puasa aku pulang naik motor, didekat jalan yang mau ke rumahku ada mobil yang lagi parkir -mundur-maju- karena aku juga lagi mengejar berbuka puasa jadi langsung saja melewatkan motorku di belakang mobil yang mau masuk garasi.

Yang membuat aku marah… ada orang yang parkirkan -orangnya tinggi,hitam,berkumis baplang – hidup lagi- ngomong yang tidak mengenakkan …. tahu sendiri aku dari pagi sudah nahan emosi, lapar, ga tahunya pas waktunya buka ada yang menyulut lagi apinya…

Aku Langsung saja berhenti mendengar omongannya. Dianya ngotot … aku juga ngotot dalam keadaan seperti itu aku juga merasa benar karena memang tidak terjadi apa-apa.

Hampir saja aku berkelahi –sudah berhadapan muka–… hanya karena hal yang sepele. Masih untung ada yang melerai…. Sudahlah pak, sabar, inikan bulan puasa…sudah maghrib lagi… sambil mengerutu aku tinggalkan saja.

Astagfirullahaladhim… Hampir saja aku tergoda SETAN lebih dalam lagi….

😦

Iklan