Fat-free PHP framework

Fat-free framework 
Kerangka kerja mikro PHP yang hebat namun mudah digunakan dirancang untuk membantu Anda membangun aplikasi web yang dinamis dan kuat – cepat!

Sepertinya fat-free framework ini bagus juga. Saatnya saya mencoba nih php framework, selain ukurannya yang kecil juga dokumentasi yang lengkap dan mudah di oprek nih.

Mulai…..

Fat-free framework (F3) versi 3.6 ini minimal menggunakan PHP versi 5.4 kalau pake yang di bawahnya akan ada kesalahan-kesalahan. Periksa dulu deh versi PHP nya nih, ternyata versi PHP nya masih cocok dengan yang saya install di laptop, siplah.

php-version

Selanjutnya dowload dulu source code-nya di https://fatfreeframework.com.

Setelah di download

  • Buka file zip-nya dan kemudian
  • Extract ke root document server localhost biasanya di /var/www/ (ubuntu/debian) atau di folder htdocs.
  • Ganti folder “fatfree-master” dengan nama “fatfree” agar lebih mudah pemanggilannya
  • Aktifkan server localhost-nya (bila sebelumnya belum aktif)
  • Buka browser anda dan ketik http://localhost/fatfree
  • Jika berhasil akan terlihat homepage fat-free seperti gambar di bawah ini, jika belum berhasil periksa  lagi langkah-langkahnya.

*Catatan : untuk  pengguna linux, ganti akses folder fatfree-nya agar bisa di akses.

fatree-home

Selamat  kita sudah berhasil pasang fat-free PHP framework.

Pada artikel selanjutnya, akan di berikan tutorial studi  kasus membuat sistem informasi sederhana, agar pembahasannya mudah di pahami.

Salam

Jadi malu deh

Hai.. blog walker yang sempat mampir. Saya punya kisah nyata yang lucu lagi. Kisah nyata ini bukan di alami saya sendiri tapi oleh sodara saya.

Ceritanya begini, kita sebut saja sodara saya itu namanya Amin pada saat kejadian ini umurnya sekitar 26 tahun.

Si Amin ini habis kerja sebagai kuli panggul di karenakan badannya kotor dia berinisiatif untuk mandi di kali irigasi biar ga cape ambil air dulu, jadi dalam pikirannya mau mandi langsung nyemplung ke irigasi aja.

Sampai di irigasi dia melihat air irigasi dalam juga terlihat air sampai dada ibu-ibu yang lagi nyuci pakaian di pinggirnya. Tanpa nanya dan pikir panjang lagi si Amin ini langsung saja buka semua pakaiannya termasuk celdam nya jadi bugil deh… anunya dia tutupinya sama kedua tangannya. Kebayang ga… (jangan dibayangin nanti porno). Sudah gitu langsung deh ambil ancang-ancang lari… dan hoopla loncat langsung nyemplung ke irigasi ga jauh dari ibu-ibu yang nyuci.

Sampai di sini lucu ga ya?… Apa yang lucu? Saya teruskan….

Anda tahukan si Amin ketika loncat ..anunya ga di tutupi tangan lagi jadi bebas meluncur, apa yang terjadi?

Ternyata air irigasi tidak sedalam seperti yang di bayangkannya yaitu setinggi dada ibu-ibu yang nyuci tadi. Kenyataannya hanyalah setinggi lututnya doang… bisa di bayangkan bagaimana malunya… 🙂

Dan ibu-ibu yang nyuci pada tersenyum malu juga, karena ternyata ibu-ibu nyuci sambil duduk di air jadi kelihatan setinggi dada. hehe.

Malu bertanya sesat deh…

Malu bertanya sesat deh… saya mau cerita sedikit kalau inget cerita ini langsung aja tersenyum sendiri. Ini True Story saya sendiri…

Pada hari Jum’at yang telah lama berlalu saya berniat mau Sholat Jum’at. Saya tidak tahu lokasi dimana Masjid yang biasa di pakai sholat Jum’at.

Saya cari ada mesjid di dekat sini, mungkin disanalah tempatnya… setelah sampai di mesjid ternyata lo kok ga ada orang sama sekali pada saat itu jam menunjukkan 11:30. “Mungkin bukan di sini…” pikir saya pada saat itu.

Biasanya sih di tempat saya jam 11:30 sudah banyak orang yang pergi ke mesjid, tapi kok di sini ga ada orang… mau nanya malu ah, biar aja nanti juga ada orang yang ke mesjid saya ikutin aja… 🙂

Pucuk di cinta ulam tiba… ternyata benar juga ada orang yang seperti mau ke mesjid juga… langsung aja saya ikutin dari jauh, dia belok saya belok, dia lurus saya juga lurus, karena jaraknya jauh saya ga bisa nanya orang itu jadi ya saya ikutin aja…

Eeeeh… Lo Kok… di masuk ke rumah? Mau ngapain? langsung saja saya mempercepat jalannya untuk mengejar orang itu, setelah sampai baru saya nanya…

“Mas kalau mesjid untuk sholat Jum’at dimana?”

“Di sebelah sana pak. Sambil menunjuk ke arah mesjid yang tadi saya tuju…”

“Tapi kok masih sepi ya… ga ada orang?”

“Kalau disini jam 11:45 baru pada berangkat, kadang Pas jam 12 nya…”

“Oh gitu… Kalau ini rumah mas?”

“Bukan pak. Saya mau nyamper teman dulu?”

🙂 🙂
Saya jadi tersenyum. Saya pikir tuh orang mau ke mesjid jadi saya ikutin aja eh ternyata dia mah mau nyamper temannya dulu jaraknya jauh lagi ke mesjid tadi… 😀

Mungkin inilah yang di sebut Malu bertanya sesat di jalan… hehe..

Saya yakin anda akan ikut tersenyum

Pagi ini saya buka email saya… ada yang nyeleneh juga dengan subyek: hahaha dari seseorang yg tidak saya kenal yaitu : dinda.xxxx[at]xxmail.com -sensor ya- biasanya imel seperti ini atau imel yang pengirimnya tidak saya kenal langsung saya ‘delete’ aja.. tapi dengan imel ini penasaran juga… baca ah…

Inilah dia isinya… buat ngilangin stress beberapa saat.. 🙂

—————

Wanita penyelamat
Seorang wanita cantik tengah menikmati perjalanannya dengan kapal pesiar. Untuk mengenang perjalanannya, dia menulis dalam buku harian.

Tanggal 13: Sebuah keberuntungan buatku. Aku berhasil mengenal kapten kapal dan ternyata dugaanku benar. Dia sangat gagah… Aaah beruntungnya aku.

Tanggal 14: Tanpa kuduga sang kapten mengajakku makan malam dan… Alamak dia juga memuji kecantikanku… Aku jadi tersanjung.

Tanggal 15: Dia mengajak makan malam lagi. Sang kapten ternyata nakal juga. Dia mulai berani mengajakku bercinta dan menunggu jawabanku besok.

Tanggal 16: Dia menagih janji. Dengan jual mahal kutolak dia. (emangnya gua apaan…) eh…dia malah mengancam akan menenggelamkan kapal beserta 1200 penumpangnya.

Tanggal 17: Pagi yang cerah. Aku bangga bisa menyelamatkan nyawa 1200 penumpang.

Kotak Hitam
Tiga orang perempuan sedang dalam perjalanan naik pesawat terbang. Setengah jam setelah mengudara, pilot mengumumkan adanya gangguan dan para penumpang diminta untuk mempersiapkan diri karena pesawat akan mendarat darurat.

Perempuan pertama segera memakai semua perhiasannya, mulai dari kalung, gelang, cincin dan anting. Dengan pandangan tak mengerti, kedua perempuan yang lainnya bertanya apa maksud dari tindakan tersebut.“Dengan memakai semua perhiasan ini, semua orang akan tahu kalau aku kaya. Jadi mereka akan menolongku lebih dulu,” jawabnya.

Perempuan kedua segera membuka blus dan bra-nya. Ketika yang lain bertanya, ia menjawab, “Ketika regu penolong datang, mereka akan langsung melihat betapa seksinya dadaku dan aku akan ditolong lebih dulu.”

Perempuan ketiga yang kebetulan berkulit sangat hitam melepaskan celana luar dan dalamnya. Kemudian ia berkata, “Biasanya sih, orang-orang akan mencari kotak hitam lebih dulu.”

Kakek dan Bra
Merayakan ulang tahun perkawinan ke 50-nya, seorang kakek bermaksud membeli hadiah buat si nenek. Berangkatlah si kakek naik bis sambil berpikir, “beli apa ya?” Di sebelah kebetulan duduk seorang gadis yang tengah membaca majalah yang di sampulnya ada iklan bra. Si kakek dapat ide untuk memberi hadiah bra buat nenek.

Sampai di toko lingerie, kakek tampak kaget dengan begitu banyak pakaian dalam bergantungan.

“beli apa, kek?” kata penjaga toko kaget karena ada kakek-kakek ke tokonya.

“Mau beli BH buat nenek.”

Si penjaga toko bertanya, “Ukurannya berapa?”

Si kakek terlihat bingung, “Nah itu… masalahnya kakek lupa nomornya dan nggak bawa contoh..”

Si penjaga toko mencoba cari ukuran, “Mungkin sebesar jeruk bali, kek?”

Si kakek masih terlihat bingung, “Wah, kegedean.”

Si penjaga toko iseng bertanya, “jeruk Garut, kali ya?”

Kakek berpikir sejenak, “Kayaknya masih kegedean.”

Penjaga toko bingung, tapi tak hilang akal, “oh ya, mungkin sebesar telur bebek?”

Si kakek tampak bersemangat karena tebakan penjaga toko itu tepat, “Ha, betul!” Matanya berbinar, “Tapi, yang didadar.”

Onta Saya
Di tengah padang pasir saat terik matahari siang, Hasim bersama ontanya berjalan sendirian. Tiba-tiba timbul gairah seks yang menggebu-gebu, Hasim berpikir, “Kenapa sekarang? Di tengah padang pasir begini dengan siapa saya harus melampiaskannya?” Karena sudah nafsu dan pengaruh dahsyatnya terik matahari padang pasir membuat otaknya sedikit error, diapun berpikir untuk melampiaskan nafsunya pada ontanya. Melihat gelagat aneh majikannya tersebut, si onta berusaha menyelamatkan diri dengan berlari. Hasim pun mengejarnya, namun onta itu sepertinya terlalu cepat untuk dikejar.

Tiba tiba ada pesawat yang melintas di tengah padang pasir tersebut dengan api membakar kedua mesinnya dan pesawat pun itu jatuh sekitar 50 meter dari Hasim berdiri. Hasim menghampiri pesawat tersebut, tak ada satupun penumpang yang terlihat selamat. Saat Hasim akan pergi meninggalkan pesawat tersebut, dia melihat seorang pramugari seksi tergolek tak jauh dari bangkai pesawat. Begitu didekati ternyata pramugari itu masih hidup dan Hasim pun merawat pramugari tersebut.

Begitu pramugari itu bangun, ia langsung memeluk Hasim dan bilang, “Anda telah menyelamatkan saya. Saya akan melakukan apa saja untuk membuat Anda senang.” Hasim pun menyambut dengan gembira, “Serius nih? Apa saja?” Pramugari itu berkata dengan nada menggoda,“Apa saja walaupun itu melelahkan”. Hasim pun langsung memegang tangan pramugari tersebut dan berkata, “Tolong bantu tangkap onta saya, ya!”

Kehilangan Tetap Bersyukur

SETELAH kehilangan keledainya, Mulla lalu mengangkat kedua tangannya, bersyukur kepada Tuhan. Seseorang yang melihat ulahnya bertanya.

“Kamu kehilangan keledai, dan kamu bersyukur kepada Tuhan?”

“Aku bersyukur kepada-Nya atas kebijaksanaan-Nya yang menakdirkan bahwa aku tidak menunggangi keledai waktu itu. Kalau tidak, sekarang aku tentu juga hilang.”

Dikutip dari buku:

Humor-humor Sufi, Menimba Kearifan Praktis, Massud Farzan, Penerbit Hikmah, Jakarta, April 2004 [L1]

Sumber dari : Inilah.com (http://www.inilah.com)