[TUTORIAL] Membuat CMS Company Profile dengan Panada Framework – Bag.6

Harap diperhatikan ‘code’ yang ada di tiap artikel dikarenakan pada saat simpan artikel selalu ada perubahan. Misalnya seharusnya <?php  menjadi <!–?php  , atau seperti ini $page->id  terlihat menjadi  ->id ;  😦

Tak terasa kita sudah sampai ke bagian 6, pada bagian ke-5 kita sudah membahas cara membuat form login dan penggunaan session untuk mengecek hak akses seseorang untuk masuk ke dashboard admin, ketika login sukses (username dan password sudah benar) sistem akan membuat session dan masuk ke dashboard admin , kalau masih salah harus login kembali. Jadi yang membedakan bagian depan (homepage) dan dashboard admin hanyalah pada proses pengecekan session ini. Apakah ada session login ataukah belum ada session. Untuk itu di setiap methods pada controller yang hanya bisa di akses oleh orang yang berhak, dilakukan terlebih dulu pengecekan session login ini. Kalau session login sudah ada proses di lanjutkan, jika belum ada beritahu untuk login lagi.

Lihat skrip di bawah ini ;

public function index(){
        $ceklogin=$this->session->getValue('logadmin'); //cek dulu ya sudah login belum?
        if($ceklogin){	 //kalau sudah login sih masuk aja ke dashboard

           $this->output('dash/dashboard');  //halaman dashboard admin
        }else{	     //kalau belum login, maaf ya login dulu di from.
           $this->output('dash/index');	  //halaman login admin
        }
    }

Dimana bagian mengeset session-nya? lihat lagi bagian method login pada contoller Boardadmin, ada skrip seperti ini ;

                 $this->session->setValue(
                       array(
                            'logadmin' => true,
                            'username' => $hslcek->username
                            )
                  );

Untuk lebih jelasnya silahkan buka lagi dokumentasi panada bagian session.

Lanjutkan membaca “[TUTORIAL] Membuat CMS Company Profile dengan Panada Framework – Bag.6”

[TUTORIAL] Membuat CMS Company Profile dengan Panada Framework – Bag.5

Bagaimana khabarnya hari ini? masih semangat mengikuti tutorial berseri panada framework? setelah episode yang lalu kita belajar cara menyambungkan sistem cms yang kita buat dengan database MySQL.

Belajar cara sebuah ‘models’ mengambil data dari tabel database yang dipanggil dari ‘controllers’ dan menampilkannya pada ‘views’.

Belajar cara menggunakan query panada yang ‘natural (manual query)’ atau yang sudah di buat susah untuk di ingat (maaf! query builder)… :), semua bisa anda gunakan di panada ini. Lihat saja pada dokumentasinya. Ciyus! Enelan! 😀

Jika anda dapat mengikuti tutorial ini dari awal, langkah demi langkah membuat sebuah ‘free webtemplate css’ bisa menjadi tema pada cms kita. Dan anda berhasil mengikuti tutorial dari pertama sampai bagian ke empat, saya yakin anda pun sudah bisa membuat tema baru. Bahkan saya tantang anda untuk bisa membuatnya. Gampangkan?

Tinggal kita buat folder tema baru, misal nama temanya : karyaku ,sehingga pada folder /app/views/tema/ menjadi ada dua tema, yaitu tema default /app/views/tema/default dan /app/views/tema/karyaku/ . Mudahkan?

Baiklah kalau anda sudah bisa membuat tema baru, setelah tutorial ke-5 ini kita akan membahas tentang bagaimana mengganti tema, dan sedikit tip-triksnya. Tentu saja tip triks dari saya sendiri. Entah nanti akan di bahas di bagian tutorial ke 6 atau terakhir (yang tidak tahu kapan akhirnya). Setelah bagian kelima ini kita akan membuat tutorial sesuai permintaan, apabila tidak ada permintaan mana yang ingin di dahulukan, berarti kita akan membuat tutorial sesuai dengan rencana yang ada di otak saya (kalau rencana di otak saya habis…ya tamat deh). 😀

Baiklah kita sudahi saja kata pengantar pada tutorial ke lima ini, saatnya kita kembali ke topik bagian ke lima ini, yaitu bagaimana langkah membuat dashboard admin? Apa saja yang akan kita bahas pada episode ke lima ini, kita lanjutkan:

Lanjutkan membaca “[TUTORIAL] Membuat CMS Company Profile dengan Panada Framework – Bag.5”