Aku dan Egoku

si Eta : “Ane harus bangkit dan menunjukan pada mereka ane pasti mampu bangkit.”

si Anu: “Kapan? Nanti? Menunggu passion mu datang? Iya kapan?”

si Eta: “Tenang aja brow, ane sudah merencanakan semuanya. Ane tahu apa yang harus ane lakukan, ane yakin ane mampu bangkit.”

si Anu: “Pertanyaan sy sih sederhana. Kapan mulainya? Targetnya apa dan kapan? Apa yg sudah kamu saat ini menuju kamu bangkit?”

si Eta: “Tenang aja brow, ane tidak seperti ente yg grasa-grusu ga jelas. Ga pernah punya planning. Hasilnya sama aje…hahahah”

si Anu:”Saya percaya sama kamu. Kamu lebih baik, lebih muda dari saya. Kamu mempunyai semangat yang lebih energik. Bisa sampai kapan? Sampai kamu menyadari apa yg kamu lakukan itu salah? Sampai kapan kamu menyadari seharusnya kamu lakukan itu 5 tahun yang lalu? Halo…halo…halo… kamu mimpi ya?”

si Eta:”Hahahaha…. jangan samakan sama ane dong. Ane hanya tinggal menunggu menemukan kuncinya aja. Tinggal KLIK … itu pasti.”

si Anu:”Luarbiasa!!! Sebagai sahabat, saya hanya bisa kasih nasihat. Kalau kamu mau bangkit, bukan karena ingin menunjukkan pada orang lain, pada orang2 yang mencemoohmu bahwa kamu mampu bangkit. Mereka tidak pernah pedulikan kamu.Tapi….tunjukkan pada dirimu sendiri, tunjukkan padaborang2 yg mencintai, yang selama ini sabar bersama kamu meraskan PAHITnya hidup, yang seharusnya tidak harus mereka rasakan karena itu TANGGUNG JAWABMU.

Lihatlah istrimu saat terlelap tidur, apa yg sudah kamu janjikan pada saat kamu berjanji hidup bersamanya yang belum bisa kamu berikan.

Lihatlah anak2mu saat terlelap tidur. Apakah mereka tidak mau hidup seperti layaknya anak2 yang lain? Kalau kamu sih ga masalah – coba deh kamu tanyakan pada anak dan istrimu apa yg bisa membuatnya bahagia. Bagi kamu hidup saat ini bisa membuatmu bahagia, tapi pernahkah kamu tanyakan pada istri dan anakmu? Jujur.

Jadi pertanyaan sebenarnya bukan kapan kamu mau BANGKIT? Tetapi apa yg sudah kamu lakukan saat ini untuk BANGKIT? Syukuri apa yg kamu dapatkan TETAPI bukan menjadikan mu terlena dengan jebakan betmen kehidupan. FATAMORGANA.”

si Eta:”Panjang amat????”

Minggu, 23 Juni 2019 04:03

Workshop santai, bikin web sendiri, sambil ngopi.

Minggu 24 Februari 2019. Alhamdulillah workshop santai dengan tema: “Bikin Web Sendiri. Sambil Ngopi Yuk!” sukses dilaksanakan di Djaka Resto & Cafe – Karawang , Jawa Barat.

Walau ada sedikit kendala pada koneksi wifi, tetapi secara keseluruhan berjalan dengan lancar dan santai.

Workshop ini adalah yang ke-2 di ikuti 4 orang yang mempunyai usaha kecil menengah di Karawang. Sehingga webnya sendiri berfungsi sebagai pelengkap strategi pemasaran secara online.

Workshop ini di adakan untuk membantu pelaku UKM dalam membuat web sendiri, selain itu juga agar mereka yang ikut workshop bisa membantu pelaku UKM lainnya dalam membuat website (menjadi peluang usaha).

Apakah akan berlanjut dengan workshop berikutnya? Saya lihat sikon dan permintaan pasar saja.

Inilah daftar website hasil workshop ini:

Generasi Pertama:

Generasi Kedua:

Tertarik, tunggu info selajutnya.

Berpartisipasi demi kemajuan Kota Karawang

Saatnya masyarakat Karawang yang milenial berpartisipasi dalam menyampaikan aspirasi, keluhan maupun kritikan langsung secara online.

Tentang apa? apapun yang perlu disampaikan demi kemajuan kota Karawang tercinta, tentu saja aspirasi yang bisa membuat Karawang lebih baik.

Bagaimana caranya?

Silahkan pasang aplikasi TANGKAR ( Tanggap Karawang) di playstore. Daftarkan dulu identitas anda, baru kemukakan aspirasinya.

Salahsatu Tampilan Tangkar

Selamat atas launching nya aplikasi Tangkar ini, semoga tidak hanya semanagt di awalnya saja. Tetapi bisa benar-benar menjadi jembatan aspirasi masyarakat Karawang.

Ngopi Yuk!

InspirasiPagi: Sedekah sampah plastik

Pernah masuk ke lingkungan SMAN Negeri 4 Karawang?

Pagi ini, saya penasaran juga dengan banyaknya keranjang sampah di sebuah sekolah negeri , tepatnya di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 4 Karawang.

Bukan sembarang tong sampah atau keranjang sampah yang biasa tapi ini menarik, karena di setiap keranjangnya itu ada tulisan “Bersedekah dengan membuang sampah plastik.”

Kalau mau bersedekah tidak perlu dengan uang saja, sampah plastik berupa botol plastik misalnya bisa menjadi media kita untuk bersedekah.

Setiap siswa atau siapapun yang minum air kemasan botol plastik misalnya, bisa membuang ke keranjang itu. Jadi selain lingkungan bersih dan sehat, anda juga menadapatkan pahala bersedekah.

Mudah-mudahan tulisan ini bisa menginspirasi yang lainnya.

Ingat selain bisa mendapatkan uang (menjual sampah palstiknya) juga menjadikan lingkungan bebas dari sampah plastik.

Saluut untuk warga SMAN 4 Karawang.

oOo

Bikin website sambil ngopi yuk!

Biasanya yang namanya workshop itu terlihat serius, nah kalau yang ini workshopnya di buat santai.

Walaupun santai bukan berarti materinya juga santai, materinya tetap serius. Bagaimana membuat website dari nol sampai jadi online.

Alhamdulillah pada periode perdana ada 3 orang yang sudah bisa mengikutinya.

Saat ini adalah Workshop website yang kedua, hanya untuk 10 orang saja. Dan sudah di pesan oleh 4 orang.

Belajar android studio yuk!

Melihat perkembangan dari smartphone android yang makin lama makin canggih aja. Saya jadi tertarik lagi belajar bagaimana membuat aplikasinya.

Dulu sempat belajar cara membuat aplikasi android, hanya karena saat itu merasa tidak begitu penting dan saya juga ogah-ogahan belajar jadi tidak ada semangat. 😀

Akhir-akhir ini sepertinya aplikasi android makin canggih saja apalagi core androidnya di update terus, dan di mudahkan untuk membuatnya dengan adanya software Android Studio sekarang versi 3, baru beberapa kali belajar lewat yutube aja dah mulai tertarik. Alhamdulillah.

Cuma ga rame kalau belajarnya sendiri aja, jadi harus belajar bersama nih.

Ok… Siap!